Informasi penting tentang hiatus ibadah AOG sepanjang Oktober-November 2026.

Pada akhir Agustus 2026, saya mengumumkan perubahan-perubahan penting atas jadwal kerja saya sepanjang semester terakhir, termasuk niat untuk tetap mengikuti kegiatan AOG dan CG dengan sepenuhnya. Namun, dengan mempertimbangkan kinerja Tugas Akhir saya pada mid-semester ini, saya memutuskan untuk berhenti menghadiri ibadah AOG Sabtu secara on-site.

Mengapa? Karena nilai tugas-tugas kelompok yang saya pimpin semester ini sangat tidak memenuhi ekspektasi pribadi dan keluarga, dan perlu ditingkatkan dari jangka nilai Credit menuju setidaknya Distinction untuk mengamankan kelulusan dan IPK saya. Nilai-nilai tersebut di antaranya:

  • FIT5120 Onboarding: 61.80
  • FIT5120 Proposal: 71.80
  • FIT5120 Iteration 1: 65.90
  • FIT5122 Week 7 Presentation: 68.34

Harga yang sebenarnya dibayar selama ini

Selama 2 tahun ini saya tidak menghiraukan masalah uang yang harus dibayar. Dengan kondisi saat ini saya masih bisa menyisihkan A$50 per minggu (di luar persembahan dan perpuluhan) yang masih cukup anggaran.

Namun ada satu jenis harga lagi yang dibayar, yaitu waktu. Dulu, saya bisa menghabiskan 4-5 jam untuk beribadah di Jakarta. Tapi di Melbourne dan tinggal di Clayton, saya sering menghabiskan 10-11 jam untuk 1 sesi ibadah dengan rincian:

  • 1 jam waktu persiapan seperti mandi, membersihkan kamar, dsb.
  • 2 x 2 jam untuk pergi dan pulang dari CBD
  • 2 jam ibadah
  • 2 jam fellowship pasca ibadah (termasuk menunggu semua anggota selesai evaluasi pelayanan)
  • 2 jam waktu istirahat tambahan untuk keesokan harinya

Dan sebagai acuan, banyak AOGers yang tinggal di sekitar CBD bisa naik kereta dari Flinders Street Station pukul 18:06 untuk ibadah pukul 18:30. Namun, saya harus berangkat dari rumah selambat-lambatnya pukul 16:45, dan harus menaiki kereta di stasiun terdekat paling lambat pukul 17:19, atau saya sudah dipastikan akan telat hadir ibadah.

Sedangkan, saya baru berangkat pulang dari CBD pukul 22:30-23:00, dan karena itu baru bisa beristirahat pukul 01:00-04:00 keesokan harinya. Bahkan kemarin setelah CG malam, saya baru bisa tidur pukul 05:00 pagi, bangun jam 12:00, dan hanya punya waktu 4 jam sebelum berangkat ke AOG lagi.

11 jam untuk hari Sabat tidak akan menjadi masalah selama pekerjaan saya lainnya bisa berlangsung dengan baik, apalagi Sabat itu ada karena keenam hari yang sebelumnya dipekerjakan menghasilkan hari yang baik.

Tapi dengan kondisi sekarang, 11 jam yang sama perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya agar memperbaiki kondisi dan kualitas tugas-tugas kelompok yang juga akan menjadi Tugas Akhir penentu kelulusan saya. Lagipula, saya tinggal memiliki 4 minggu pelajaran dan 3 minggu ujian lagi (dengan beban kerja lebih ringan) agar dapat menuntaskan semua ini, dan setelahnya perlu segera mengurus keperluan wisuda dan kepulangan.


Perlu diperhatikan bahwa saya masih tetap akan mengikuti kegiatan CG setiap minggunya, dan juga tidak berencana untuk berhenti mengikuti rangkaian fellowship pasca CG seperti biasanya. Pengumuman ini juga tidak berdampak pada jadwal pelayanan saya, dan kebijakan ini juga akan tetap dievaluasi setiap minggunya.

Terima kasih atas pengertian dan dukungannya sepanjang masa-masa genting ini.